Morlo
Tekanan standar kecantikan dalam budaya visual dan media digital termasuk filter kecantikan berbasis AI, berkontribusi pada meningkatnya body dissatisfaction serta menurunnya self-love dan self-acceptance, khususnya pada perempuan remaja dan dewasa muda. Standar kecantikan yang homogen mendorong penilaian diri bedasarkan penampilan dan validasi eksternal. Laporan ini merespons isu tersebut melalui IP character development dengan menghadirkan karakter Morlo sebagai media komunikasi visual yang persuasif dan emosional. Morlo dirancang sebagai simbol penerimaan diri dan kejujuran emosi, diwujudkan melalui trailer pengenalan karakter, stiker ilustrasi digital dan fisik, serta ilustrasi komik. Perancangan ini diharapkan menjadi visual reminder sehari-hari yang relevan bagi audiens serta mendorong pemaknaan kecantikan yang lebih inklusif dan sehat.




Bianca Calista – 2602115923
Comments :