Adegan-adegan yang berlatar di distrik rawa (Marsh Market) memanfaatkan pendekatan volumetric lighting yang kaya untuk menegaskan atmosfer lembap dan berkabut. Tim lighting artist memadukan sunlight rays yang menembus partikel kabut tebal dengan pembiasan cahaya pada permukaan air tawar.

Penggunaan custom caustics shaders memproyeksikan pola pantulan air yang bergerak ke dinding-dinding bangunan dan bagian bawah pakaian karakter. Hal ini menciptakan pemisahan visual yang tegas antara distrik rawa yang berair dengan distrik kota yang kering dan gurun.

Artikel ini menyoroti peran strategis pencahayaan volumetrik dan manipulasi caustics dalam membangun mood tempat serta memperkuat identitas geografis suatu area dalam film animasi.