Sinematografi dalam film ini mengadaptasi gaya kamera bergerak bebas yang mengorbit (orbiting camera) untuk menangkap aksi platforming di ruang hampa. Kamera 3D dirancang untuk berputar secara dinamis mengelilingi planetoid bersamaan dengan pergerakan karakter, menjaga fokus utama tetap pada titik aksi.

Penggunaan lensa wide-angle memberikan kedalaman ruang (depth) yang luas, memperlihatkan skala planet-planet kecil lain yang melayang di latar belakang. Penyesuaian focal length dilakukan secara otomatis saat terjadi transisi dari adegan aksi cepat ke reaksi close-up wajah karakter.

Bagi mahasiswa DKV, teknik ini mengajarkan cara mengontrol perhatian audiens (staging) dalam lingkungan 3D yang tidak memiliki bidang datar atau horizon konvensional.