Pembangunan lanskap planet-planet baru dalam film ini mengandalkan teknik procedural environment generation. Menggunakan software seperti Houdini, tim environment artist dapat memproduksi ribuan formasi tebing batu, struktur es, dan vegetasi alien dalam waktu singkat secara intuitif.

Algoritma erosi dan simulasi cuaca diterapkan pada model medan 3D untuk menciptakan tekstur tanah yang alami. Fleksibilitas metode prosedural ini memungkinkan tim sutradara melakukan perubahan skala latar belakang adegan tanpa harus membangun ulang aset dari nol.

Metode procedural environment design ini menjadi materi pembelajaran mendasar mengenai efisiensi alur kerja pembuatan dunia fantasi (world-building) skala besar.