Tato hidup pada tubuh Maui—yang sebelumnya berwujud animasi 2D tradisional dalam versi kartun—diterjemahkan ke dalam format live-action menggunakan teknik procedural texture mapping. Tinta tato dirancang agar tidak tampak seperti efek grafis yang menempel di atas kulit, melainkan merespons pori-pori, lipatan otot, dan gerakan fisik Dwayne Johnson.

Tim efek visual mengembangkan custom shader yang menyimulasikan absorpsi tinta di bawah lapisan epidermis kulit. Ketika tato “Mini-Maui” bergerak, rigging tekstur secara otomatis menyesuaikan stretching kulit sesuai pergerakan mekanis otot sang aktor saat beradegan.

Teknologi ini menjadi materi studi menarik tentang bagaimana prinsip animasi 2D klasik dapat dihidupkan kembali dalam media live-action fotorealis tanpa kehilangan fleksibilitas penceritaannya.