Humor dalam Hoppers banyak bertumpu pada slapstick comedy saat karakter utama beradaptasi dengan tubuh berang-berangnya. Keberhasilan lelucon fisik ini sangat bergantung pada pengaturan timing dan spacing gerakan animasi yang presisi.

Animator memanfaatkan teknik exaggerated anticipation sebelum karakter melakukan gerakan konyol—seperti terpeleset di atas batang kayu atau tersangkut ranting. Penggunaan slow-in dan slow-out yang ekstrem membantu menekankan momen kejutan di setiap klimaks lelucon.

Studi ini menegaskan bahwa keahlian mengolah timing adalah kunci utama dalam mengeksekusi komedi visual yang responsif dan menghibur dalam media animasi.