Berbeda dengan simulasi ombak laut raksasa, Hoppers membutuhkan simulasi micro-hydrodynamics—interaksi air dalam skala kecil seperti riak air saat berang-berang berenang, percikan dari kepakan ekor, dan gelembung udara di bawah permukaan sungai.

Tim VFX menyesuaikan viscosity dan surface tension pada algoritma cairan agar pergerakan air di dekat permukaan kulit dan bulu karakter terlihat pas secara proporsi. Cahaya yang membiaskan air (caustics) diproyeksikan ke dasar sungai untuk memperkuat kesan kejernihan air.

Teknis simulasi skala mikro ini menjadi materi pembelajaran berharga mengenai pentingnya penyesuaian parameter fisika digital berdasarkan skala objek yang berinteraksi.