Sejak memproduksi Toy Story 2 puluhan tahun lalu, Pixar selalu memendam mimpi untuk bisa menganimasikan puluhan karakter Buzz Lightyear bergerak bersamaan dalam satu bingkai adegan. Mimpi lama tersebut akhirnya berhasil diwujudkan secara sempurna di Toy Story 5 berkat pengembangan sistem perpustakaan animasi (animation loops library).

Visual Effects Supervisor Toy Story 5, Thomas Jordan, menjelaskan bahwa timnya membuat kumpulan pustaka gerakan pendek untuk Buzz. Gerakan-gerakan terpisah ini kemudian digabungkan, ditumpuk, dan disebarkan ke 50 robot Buzz sekaligus. Hasilnya, setiap klon Buzz bisa terlihat bergerak sinkron namun tetap memiliki variasi mikro yang membuatnya tampak alami.

Teknologi ini memecahkan masalah besar terkait keterbatasan memori komputer yang dahulu sering membuat sistem macet (crash). Melalui teknik efisiensi aset visual ini, adegan pembuka film yang melibatkan pasukan Buzz Lightyear skala besar berhasil dieksekusi dengan mulus tanpa mengorbankan detail ketajaman gambar sedikit pun.