“A lone girl travels the now broken world to realize her dream of a green utopia”

“haze:arcadia” adalah sebuah film animasi pendek menceritakan tentang seorang perempuan yang mengeksplorasi sisa – sisa peradabadan dunia, mengumpulkan hal – hal yang akan digunakan untuk membuat utopia impiannya. “haze:arcadia” mengambil konsep yang tidak terkait secara erat pada permasalahan atau isu dari climate change, tetapi justru menggunakan isu tersebut sebagai latar belakang dari rusaknya lingkungan alami yang menyebabkan kehancuran peradaban yang menjadi setting cerita.

Konsep cerita merujuk pada “mencari utopia dalam bentuk kemurnian alam pada dunia yang sudah hancur”, yang merujuk kembali juga pada definisi utama arcadia sebagai utopia. “Kemurnian alam” ini mengacu pada konsep atau ide untuk manusia kembali dan hidup satu dengan lingkungan alaminya, lepas dari pengaruh perkembangan modern, sehingga “utopia” dalam cerita dapat dilihat sebagai sebuah area hijau penuh dengan aspek – aspek alami di tengah reruntuhan.​​

haze : arcadia” menelusuri dampak akhir dari perubahan iklim dan mempresentasikan setting dan jalan cerita sebagai visi spekulatif penulis yang dikemas dan ditunjukkan dalam narasi sci–fi pasca apokaliptik via media animasi 2D. Dalam penceritaan film, penggunaan bunga dan tanaman ditujukan untuk menunjukkan pentingnya pelestarian dari hal – hal yang bersifat alami, dan bagaimana hal – hal tersebut dapat memberikan harapan untuk mencegah atau memulihkan keadaan yang berlangsung..

Penulis.
Ricky Tristian