Project yang saya kerjakan berupa edukasi yang dikemas menggunakan animasi 2D dengan teknik motion graphic. Tujuan dari animasi yang saya kerjakan adalah untuk memberi pengetahuan seputar menstruasi secara singkat supaya masyarakat mengetahui bahwa menstruasi adalah sebuah siklus biologis yang wajar terjadi pada perempuan dan pentingnya hal tersebut juga demi kebersihan dan kesehatan reproduksi. Project ini dimulai dengan kisah seorang anak SD Bernama Tari yang baru saja mengalami menstruasi dan tidak tahu cara mengatasinya. Project ini meliputi 3 karakter dengan aset yang berkaitan dengan menstruasi untuk penjelasannya.

Dalam perancangan film animasi ini, data-data dan literatur dikumpulkan melalui berbagai media seperti buku, jurnal, internet, dan wawancara. Kemudian untuk menghasilkan visual yang diinginkan penulis menggunakan referensi dari video animasi edukatif. Dan dalam pembuatan untuk style sinematografi menggunakan medium shot dan close up shot. Medium shot adalah jarak menengah dimana menyorot karakter dari bagian pinggang ke atas. Sementara close up shot digunakan untuk menyorot 25 bagian kepala hingga leher karakter untuk membuat penonton terlibat dan merasakan apa yang sedang dirasakan si karakter.

Di langkah-langkah dalam produksi, saat pre-production penulis menentukan konsep kemudian membuat sketsa adegan yang penting serta naskah dan dialog. Lalu membuat storyboard serta mendesain karakternya dari referensi-referensi yang telah dikumpulkan. Kemudian pada tahap production, akan dibuat penggambaran visual dari hasil sketsa untuk pre-visual serta merekam dialog audio. Dan di tahapan akhir yaitu post-production akan dilakukan tahap penyelesaian seperti editing, compositing, motion graphic dan memberi musik serta voice-over.

Hasil desain yang direncanakan berupa sebuah animasi edukasi yang berdurasi sekitar 3 menit yang menunjukkan Tari yang mendapatkan menstruasi pertamanya dan mengetahui apa saja yang ia harus lakukan saat mengalami menstruasi dari ibunya.

Tugas akhir yang berjudul “About Menstruation” ini diharapkan dapat memberi informasi dan juga pengetahuan mengenai bagaimana menghadapi masa menstruasi. Dengan adanya animasi edukasi tentang menstruai diketahui terdapat pengaruh yang signifikan video animasi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri tentang menstruasi. Adanya unsur interaktif juga menjadi salah satu pendukung yang memunculkan rasa ingin tahu anak.

Terima Kasih

 

Penulis

Annisa Diwanti Saksono Putri