THE MAKING OF “SEPUTAR MENSTRUASI”

Dalam tugas akhir semester ganjil ini, saya membuat animasi edukasi yang menjelaskan berbagai hal mengenai menstruasi. Saya menggunakan karakter remaja perempuan sebagai model dan karakter utama dalam animasi ini.Animasi yang berjudul “Seputar Menstruasi” menceritakan tentang menstruasi dan hal-hal yang berkaitan dengan menstruasi seperti pemakaian pembalut.

Dalam animasi ini, saya mengangkat tema mengenai menstruasi agar dapat membantu remaja perempuan saat mereka baru mengalami menstruasi pada tahun pertama. Latar belakang dari animasi ini salah satunya karena masih kurangnya pendidikan seksual atau edukasi seks di Indonesia. Serta masih banyak remaja perempuan yang masih malu dan bingung ketika mengalami menstruasi. Selain itu, juga terdapat perundungan ketika remaja perempuan mengalami menstruasi seperti ejekan.

Penulis menggunakan warna –warna hangat cenderung pastel untuk memberikan kesan santai dan bersahabat bagi target audience yang berusia 10-15 tahun. Warna pastel cenderung menunjukkan sifat lembut, damai, netral, atau mendalam sehingga menimbulkan kesan rileks. Warna yang digunakan didominasi oleh warna merah dan pink yang memiliki saturasi sedang dan rendah.

Saya membuat satu karakter utama yaitu Gadis, remaja perempuan yang memiliki sifat santai, terlihat dari cara berpakaiannya. Selain karakter utama, terdapat aset utama (uterus,pembalut,dan darah) yang mendukung narasi dalam animasi “Seputar Menstruasi” dan aset pendukung lainnya.

Teknik animasi ini menggunakan teknik animasi terbatas (limited animation) dan mengadaptasi  motion graphics. Saya mengambil referensi dari animasi Kokbisa, Neuron, Gue Punya Cerita, dan AMAZE.ORG. Saya juga menerapkan beberapa prinsip dari 12 (dua belas) prinsip animasi seperti:

  • Timing and spacing
  • Slow In and Slow Out
  • Squash and Stretch
  • Straight Ahead and Pose to Pose
  • Appeal

Selama mengerjakan animasi ini, saya menarik kesimpulan bahwa yang harus dilakukan pertama kali yaitu mencari ide / konsep / masalah yang dapat diangkat, kemudian ide tersebut dibrainstorming. Setelah itu, dilakukan research data sesuai ide yang diambil. Data yang digunakan haruslah valid dan akurat. Setelah data telah terkumpul, dilakukanlah proses produksi dimulai dari sketsa sampai pembuatan animasi , sulih suara, dan memasukkan sound effects. Setelah animasi telah selesai, lanjut proses pos produksi seperti editing, compositing dan rendering. Software yang saya pakai dalam pembuatan animasi ini adalah Adobe Photoshop, Medibang, Adobe After Effect, Narrator’s Voice dan Filmora.