People Innovation Excellence
 

THE MAKING OF “MOMSTER”

 

Film animasi pendek “Momster” mengisahkan seorang ibu tunggal yang bernama Anita, membesarkan
anaknya yang bernama Mentari. Tetapi karena perpisahan dengan pasangannya Anita mengalami
trauma dan stres dalam dirinya yang dapat merubah dirinya menjadi monster yang bernama Arong.
Arong berusa untuk melukai Mentari terapi Anita selalu menahan dan menyembunyikan Arong dari
Mentari terus dan menerus. Karena Arong semakin kuat, akhirnya mengotrol dan berubah menjadi
Arong. Walaupu, Anita telah berubah menjadi Arong, Mentari tetap menyayangi Anita dengan sepenuh
hati dengan memeluknya dan membuat Arong menitihkan air matanya.
Konsep awal dalam pembuatan film animasi pendek “Momster” berawal dari pengalaman pribadi yang
pernah dialami. Penulis ingin memberikan pesan yang dialami oleh keluarga tunggal dalam menjalankan
kehidupan dan membesarkan anak seorang diri, ditambah dengan masalah-masalah yang berdatangan seperti masalah kejiwaan dan keuangan.

Tahap pertama dalam pembuatan animsi iini merupakan character design. Dengan mencari referensi-
referensi yang ada maka penulis mendapatkan hasil akhir dalam pembuatan karakter. Mentari
merupakan karakter anak kecil yang mempunyai sifat polos dan ceria. Penggunan warna kuning yang
dominan memberikan kesan ceria dan bahagia. Anita meupakan karakter yang mempunyai sifat keibuan
sehingga penggunaan warna biru pastel memberikan kesan lembut. Karakter Arong yang berbahaya
dengan menggunakan warna merah memberikan kesan berbahaya.

Tahap selanjutnya merupakan pembuatan storyboard dan animatic. Hal ini bertujuan untuk memberikan
pesan yang akan disampaikan dan dapat diterima oleh penonton dengan penataan (staging) dan
pemberian angle kamera. Setelah itu, pemberian mood. Setelah itu, lanjut kepada pembuatan
background dan menganimasi karakter serta mewarnainya dengan cara frame by frame.

Setelah semuanya selesai maka lanjut ketahap compositing dan editing. Pada bagian, pemberian
bayangan pada karakter dilakukan untuk membuatnya tidak flat. Selain itu, penulis juga memberikan
efek blur pada bagian foreground dan background. Hal ini dilakukan untuk meberikan lebih kedalam dan
estetik pada animasi, terutama animasi 2D.
Demikian penjelasan singkat dari proses-proses penting yang dilakukan pernulis dalam pembuatan
animasi pendek “Momster”. Sekian dan terima kasih


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close