Sekitar pertengahan Mei dan12 juni 20014 kemarin menjadi hari yang menarik bagi mahasiswa Animasi Binus. Ditengah kuliah Kapita Selekta, mereka mendapat tamu istimewa dari Datascript, yang mengenalkan produk printer 3D. Ya, printer yang bisa ”mencetak” model dalam bentuk 3 dimensi, yang artinya bukan berada di selembar kertas, tetapi benar-benar mewujudkan obyek-obyek dari desain di 3D software menjadi bentuk 3D yang bisa dipegang seperti patung atau mainan mungil yang menarik.

Pembicara dari Datascript menjelaskan tentang fungsi alat terkait, kemudian mereka juga mendemokan alat tersebut.

Menurut mereka, kebutuhan pembuatan prototipe tidak hanya pada kalangan industri, namun di dunia pendidikan mulai dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) hingga perguruan tinggi. Siswa mulai belajar bagaimana menuangkan ide-ide kreatifnya ke dalam desain dan prototipe untuk menghasilkan suatu produk yang menarik.

 

Rapid and Easy Prototyping

Kendala yang sering dihadapi yaitu masalah waktu yang lama, tingkat akurasi yang rendah dan biaya pembuatan yang mahal. Kini dengan adanya teknologi printer 3 Dimensi (3D) sangat membantu merealisasikan desain yang ada di komputer ke dalam bentuk prototipe 3D.

Pt. Datascrip sebagai perusahaan yang menyediakan solusi bisnis di tanah air mengenalkan teknologi printer 3D melalui kuliah Kapita Selekta di program Animasi Binus University, di Kampus Binus Anggrek dan Binus Alam Sutera. Kegiatan ini merupakan bentuk edukasi untuk lebih mengenalkan teknologi prototipe dan printer 3D.

Sebagai produk baru yang memiliki keunikan sekaligus solusi sempurna, efektif dan efisien maka printer 3D perlu secara terus menerus dilakukan sosialisasi dan diperkenalkan kepada masyarakat, termasuk di institusi pendidikan. “Untuk mewujudkan desain 3D ke dalam bentuk prototipe sebetulnya tidak membutuhkan waktu lama dan mudah. Kami coba mengenalkan dan berbagi informasi kepada dunia pendidikan, teknologi printer 3D yang ada saat ini digunakan di dunia industri juga bisa digunakan oleh para siswa untuk merealisasikan ide-ide kreatifnya,“ ujarGatot Priyo Laksono – CAD & System Survey Division Manager pt. Datascrip.

Printer 3Dimensi

Teknologi Rapid and Easy Prototyping memecahkan permasalahan pembuatan model atau prototipe yang bisa memakan waktu berhari-hari hingga berbulan-bulan. Kini dengan hitungan jam desain sudah dapat diwujudkan dalam bentuk prototipe. Saat ini, beberapa teknologi prototipe yang banyak digunakan yaitu Stereolithography (SLA), Selective Laser Sintering (SLS) dan Plastic Jet Printing (PJP).

Teknologi Selective Laser Sintering (SLS) berbasis pada proses sintering yaitu menyinari permukaan bahan serbuk dengan sinar laser hingga terbentuk suatu prototipe. Dengan teknologi ini hasil cetak 3D sudah lebih detail dan berwarna. Printer 3Dimensi yang mengadopsi teknologi SLS ini yaitu seri Projet x60 Family yang terdiri dari tipe Projet 160, Projet 260C, Projet 360, Projet 460Plus, Projet 660Pro dan Projet 860Pro.

 

mesin 1mesin-2

 

Printer 3D tipe Projet 460


Printer
printer 3D yang menggunakan bahan dasar serbuk ini bisa lebih efisien karena material yang tidak terpakai pada saat pencetakan bisa digunakan kembali. Pengguna juga dapat mengestimasi waktu dan berapa banyak materi yang dibutuhkan melalui software. Printer teknologi SLS ini juga bisa mencetak beberapa model dalam waktu yang bersamaan.

contoh

Contoh print out Projet 460

Salah satu contoh tipe printer 3D yang menggunakan teknologi Stereolithography (SLA) adalah Projet 1500. Printer 3D ini dengan resolusi cetak yang tinggi, mudah dioperasikan, dan berwarna (sesuai dengan material yang terpasang) sehingga printer ini cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan dari beragam profesi, mulai dari desainer, enjiner hingga mahasiswa. Selain itu, dimensi ProJet 1500 yang hanya 555 x 914 x 724 mm tidak membutuhkan ruang yang besar.Teknologi ini juga ditemukan penggunaannya dibidang perhiasan, industri manufakturing dan medis.

contoh3

contoh-4

 

Contoh print out Projet 1500

Sedangkan seri printer 3D yang menggunakan teknologi Plastic Jet Printing (PJP) adalah seri Cube. Printer ini memiliki desain yang terbuka dengan tampilan antarmuka layar sentuh yang mudah digunakan sehingga cocok digunakan untuk industri rumahan, ruangan kelas, maupun perkantoran. Printer Cube bisa digunakan untuk mencetak purwarupa, membuat beberapa bagian untuk remote control, mainan, dan masih banyak lagi lainnya.

Bahan yang digunakan oleh seri Cube adalah PLA (Polyactic Acid) dan ABS (Acrylonitrile, Butadine and Styrene). PLA merupakan bahan termoplastik biodegradable yang diperoleh dari sumber daya terbarukan seperti pati jagung dan tebu sehingga aman bagi lingkungan.  Solid PLA dan ABS tersedia dalam 16 warna (termasuk beberapa warna yang dapat menyala ditempat yang gelap).

printer-ok

Printer 3D seri Cube

hasil-3

Contoh print out Cube

Foto dokumentasi kelas Kapita-Selekta 3D printer

IMAG2010 IMAG1981 IMAG1994 IMAG2009 2014612130504 2014612130425 2014612121443 2014612130553

Oleh:

Tunjung Riyadi