n1

LOVE-O-LOGY ” merupakan sebuah animasi edukasi yang membahas mengenai peranan-peranan aspek Biologi dalam timbulnya perasaan emosi yang dialami manusia, khususnya cinta.  Melihat masih belum banyak orang yang mengetahui bahwa segala perasaan yang kita rasakan tidak terjadi sesederhana begitu saja, melainkan banyak reaksi kompleks kimia yang terjadi pada otak kita dan menimbulkan keluarnya hormon-hormon yang memicu kita untuk merasakan perasaan-perasaan tersebut. Animasi edukasi ini bertujuan untuk memberi wawasan dan membuka sudut pandang baru mengenai perasaan cinta.

n2

Animasi edukasi “LOVE-O-LOGY” ini di targetkan untuk kalangan usia remaja hingga dewasa.  Karena Cinta memiliki lingkup yang sangat luas, maka animasi ini terbagi 4 sub bagian yang merupakan tahapan-tahapan dari  jatuh cinta, yaitu Attraction, Attachment, Long term Commitment, dan Rejection. Gaya visual yang digunakan oleh penulis adalah gaya visual 2 dimensi dengan kesan hand drawn atau doodle yang diberi effect bergoyang membuat kesan seperti seakan digambar dengan tangan pada kertas. Semua aset yang terdapat pada animasi ini, dari karakter, objek, hingga tulisan, merupakan hasil dari goresan tangan langsung dan tidak menggunakan vector sama sekali. Background yang digunakan merupakan water color paper texture, dan wrinkled paper texture,  membuat kesan tradisional lebih nampak dan berasa. Tujuan penulis ingin menonjolkan kesan doodle style ini, agar dapat lebih dekat kepada target audience utama penulis yang adalah usia remaja.

n3

Pada animasi edukasi ini, sepasang karakter laki-laki dan perempuan yang bernama Guy dan Gurl. Tujuan keberadaan mereka adalah untuk memperjelas bahasan yang disampaikan oleh narator dengan memperagakan dan memberikan gambaran mengenai apa yang narator bicarakan kepada penonton,  agar informasi yang sampaikan dapat diterima dengan cepat  dan dimengerti oleh penonton.

n4

Dengan menampilkan motiongraphic  dengan sedikit kesan 2d tradisional, animasi edukasi ini disajikan sedemikian rupa dengan tampilan visual dan gaya penceritaan yang menarik sehingga membuat animasi ini tidak hanya menyampaikan informasi dan menambah wawasan, melainkan juga dapat menghibur.

Demikian ulasan singkat mengenai  proses pembuatan dan isi dari “LOVE-O-LOGY”, Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan menginspirasi pembaca sekalian. Terimakasih.

Penulis,

Nadine Aquila