People Innovation Excellence

THE MAKING OF “KARUNA”

ka1

The course of true love never did run smooth” – William Shakespear

Animasi pendek berjudul KARUNA ini menceritakan tentang kisah cinta kehidupan lelaki dan wanita yang direpresentasikan menjadi mur dan baut. Di dalam film ini saya menguak cerita cinta bahkan hubungan seks di remaja pada saat ini. Jika menurut anda Indonesia atau negara timur adalah negara yang tabu apabila berhubungan seks di luar nikah pada umumnya, anda belum mengenal dunia remaja saat ini. Saya sebagai penulis berbagi kisah pedih sedih dan juga suka di dalam film ini. Cerita diangkat dari sebagian kisah nyata yang dialami penulis dan juga beberapa kerabat penulis yang mengalami kisah pahit serta duka dalam kehidupan cinta serta seks mereka di umur remaja.

Berikut adalah referensi yang penulis pakai dalam membuat film animasi KARUNA ini. Tiap referensi yang penulis pakai mempunyai alasan yang cukup logis dibaliknya; seperti tekstur yang di animasi Wall-E, dan film serial Trucktown mempunyai image yang tidak membosankan di mata. Karena benda yang terlalu bersih dan perfect terlalu membosankan di mata manusia. Lalu sticker-sticker lucu dari Line chat application juga yang sedang laris di kalangan remaja saat kini menjadi acuan dalam membuat film saya. Semakin penonton menjumpai hal yang sering mereka lihat, maka hal itu tidak akan membuat penonton beranjak dari layar kaca film yang saya tayangkan. Lalu karena target market yang saya pasang adalah umur 20-23 tahun, anak-anak generasi 90 adalah jaman dimana perkembangan 3D sudah mulai menanjak, khususnya di bagian game, maka dari itu penulis membawa kembali suasana 90 yang pasti dirindukan para penonton. Tidak lupa juga penulis menyisipkan lelucon yang anak generasi 90 an bincangkan saat kini, yaitu membuat karakter 3D Miley Cyrus

Berikut adalah hasil sketsa hingga final look 3D dari film Karuna. Film ini banyak sekali dibantu oleh dosen hebat saya yang bernama Arik Kurnianto dan juga Satrya Mahardika.

ka2

ka4

Penulis membuat karakter menjadi tiga tahap perbedaan tekstur. Penulis menceritakan bahwa semakin hancur hati dari sebuah karakter, maka semakin berkarat seluruh badan nya. Untuk pemeran utamanya sendiri, dia mengalami dua tahap perubahan tekstur dalam film Karuna ini.

ka5

Gambar-gambar di atas adalah penampakan dari film animasi pendek Karuna. Penulis sukses dalam menarik perhatian para penonton karena dari tekstur yang dibilang keren dan mereka jadi penasaran dari isi film yang saya buat ini. Ternyata penonton kecewa dengan film yang tidak ada keren-kerennya ini, namun mereka semua terhibur dari lelucon yang telah penulis buat.

Demikianlah artikel tentang pembuatan film animasi pendek berjudul KARUNA ini. Semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca sekalian.Terima kasih

 

Penulis,

Denis


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close