People Innovation Excellence

The Making of Carouville

car1

Carouville merupakan sebuah film pendek dengan genre horor – dark fantasy. Ide pembuatan film ini muncul dari sebuah mimpi penulis. Film animasi ini dibuat dengan tujuan memberi tontonan baru dalam industri film horor yang marak bemunculan di bioskop tanah air. Pemilihan sebuah objek non organik yang sama sekali tidak berkesan seram menjadi daya jual utama film ini. Jika sebagian besar film horor Indonesia menampilkan sosok hantu lokal, pendekatan animasi Carouville menampilkan suasana seram dari benda-benda mati yang kemudian hidup.

car2

Proses Produksidimulai setelah ide cerita terpilih. Penulis menentukan desain karakter, environment, mood warna serta teknik animasi yang akan digunakan dalam film. Akhirnya film Carouville menggunakan gabungan 2D dan 3D untuk menciptakan kesan surealis.

car3

Karakter yang telah berbentuk 3D diberi bones atau biped, proses ini dinamakan rigging dan skinning agar nantinya dapat digerakan dalam proses animasi. Setelah tahap skinning selesai, dilanjutkan dengan tahap animasi. Diusahakan pose karakter, posisi kamera, timing, dan lighting disesuaikan dengan animatic yang telah dibuat sebelumnya. Shot yang telah selesai dianimasi, akan di-render. Di film ini, penulis menggunakan Mental Ray renderer dengan contour untuk mendapatkan efek 2D. Seluruh proses produksi dikerjakan menggunakan software Autodesk 3DS Max 2013.

car4

Di dalam tahap postproduksi, scene yang telah selesai dianimasikan mulai di-render. Kemudian digabung didalam software Adobe After Effect dengan animasi 2D. Selanjutnya footage tersebut akan di-compose, diberi sound effect dan musik lewat software Adobe Premiere Pro. Terakhir video yang sudah di-compose ditambahkan subtitle sebagai penerjemah bahasa para atraksi penduduk taman bermain dan credit title.

car5

car6

Pesatnya produksi film horor di Indonesia tidak diikuti oleh kualitas cerita dengan tema yang beragam. Ada banyak objek yang dapat dijadikan karakter sehingga dapat memberikan tampilan baru ke sebuah film horor maupun animasi. Dalam film animasi pendek ini, penulis ingin menyampaikan bahwa sebuah film horor tidak harus diidentikkan dengan wujud hantu atau setan, alternatif objek yang familiar disekitar kita pun dapat dijadikan sebuah karakter yang tidak terduga.

car7

Penulis,

Nathania Gracia Setiawan

 

 

 

 


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close