tt1

Masa kanak-kanak merupakan masa yang akan atau telah dilalui semua manusia, dan merupakan masa yang terpenting. Banyak hal yang dicapai dan diserap pada masa kanak-kanak yang akan memiliki dampak dan manfaat di kehidupan mereka kelak. Masa kanak-kanak bisa dibilang sebagai pondasi awal seseorang, membentuk daya pikir, kepribadian, keterampilan, yang akan berpengaruh besar di tahap lanjut dalam kehidupan semua orang. Terdapat pondasi awal dalam masa pertumbuhan anak seperti perkembangan motorik kasar dan halus anak, perkembangan kognitif dan afektif anak, dll. Taby Time merupakan tayangan animasi edukasi yang mengajak anak-anak bernyanyi, menari, dan meng-eja huruf sehingga anak-anak akan mengeksplor pondasi awal pertumbuhan mereka dengan maksimal.

tt2

Taby adalah karakter utama dan satu-satunya dalam edukasi animasi ini. Taby adalah seekor beruang berusia empat tahun yang imut, lucu, dan bersemangat. Taby memiliki hobi menari sambil bernyanyi, dan ia juga suka meng-eja. Taby memiliki banyak bentuk dasar berupa lingkaran dan tidak memiliki sudut yang keras untuk menjauhkan dari kesan kuat atau galak. Taby memiliki basic shape tubuh berbentuk lingkaran hingga elips.Taby memiliki bentuk tubuh yang agak gemuk untuk menampilkan kesan menggemaskan. Namun penulis mendesain karakter Taby sedemikian rupa supaya karakter dapat bergerak menari dengan gerakan yang jelas walau memiliki bentuk tubuh yang gemuk.

tt3

Screenshot pada tayangan animasi edukasi “Taby Time”

Tujuan penulis dalam pengerjaan edukasi animasi “Taby Time” ini adalah untuk mengajak anak-anak untuk menjadi lebih aktif dengan menari sambil mengenalkan lagu anak-anak, belajar meng-eja dan membaca bersama Taby. Dengan mengajak balita menari, bernyanyi, dan membaca tidak hanya memberikan kesempatan bagi balita untuk menggunakan energi yang meluap di dalam dirinya, tapi juga untuk mengembangkan kemampuan otot kasar, halus, mengasah koordinasi, mengasah kemampuan motorik anak, dan menambah kemampuan koordinasi mata dan tangan, kemampuan bersosialisasi, dan mengekspresikan emosi.

tt4

Penulis berharap tayangan televisi di Indonesia memiliki mutu dan kualitas yang baik untuk ditampilkan dan disaksikan untuk anak-anak. Kondisi tayangan-tayangan televisi di Indonesia semakin lama dirasa menurun, tidak memiliki nilai positif, dapat dilihat dari minimnya tayangan edukatif untuk anak-anak. Disini penulis berharap karya Tugas Akhir penulis, yaitu “Taby Time” dapat menjadi pencetus tayangan edukasi yang mendidik dan menghibur terutama untuk anak-anak balita. Penulis berharap karya Tugas Akhir ini dapat berkontribusi dalam bidang pendidikan, dan dapat menghibur anak-anak yang menyaksikannya.

Devina Samantha. 2014