People Innovation Excellence

The Story of “The Artist”

art1

THE STORY :       Pernahkah kita menyadari bahwa waktu itu berjalan begitu cepat ? waktu adalah hal yang paling berharga di dalam dunia ini. Kita tidak dapat mengulang waktu yang telah terlewatkan dan cenderung terjadi penyesalan yang sangat mendalam terhadap berbagai hal. Di era modern sekarang ini banyak anak – anak muda tidak menghargai waktu yang ia miliki. Terlebih waktu bersama orang yang kita sayangi. Berdasarkan pengalaman pribadi saya sendiri, saya ingin mengingatkan kembali kepada anak – anak muda sekarang ini bahwa yang terpenting dalam hidup ini adalah waktu yang kita dapat hidup bahagia bersama orang yang kita sayangi. Karena jika semua itu telah terlambat, hanya ada penyesalan yang mendalam dan keterpurukan yang menanti. Pada artikel ini, saya akan membahas proses pembuatan dari film pendek ini.

art2

 

The Artist bercerita tentang seorang pria yang ingin membahagiakan orang yang disayanginya tetapi maut memisahkan mereka, dan ia hidup di dalam sebuah penyesalan.

The Artist adalah sebuah film animasi pendek yang mengangkat sebuah konsep Classic Broadway. Film ini sendiri memiliki alur cerita yang dramatis sehingga diharapkan pesan moral yang terkandung di dalamnya dapat tersampaikan dengan baik.

Proses awal pembuatan animasi ini dibentuk dengan konsep cerita dan juga desain – desain visual yang akan digunakan. Pemilihan style visual dan warna adalah yang menjadi hal terpenting untuk mendukung film ini.

art3

Konsep cerita ada baiknya didukung oleh konsep visual dari cerita itu sendiri. Karena dengan adanya konsep visual kita dapat melihat dan membayangkan secara langsung bagaimana hasil akhir yang ingin dicapai nanti. Konsep visual itu juga dapat membantu kita untuk menentukan peletakan kamera dalam film.

art4

art5

Proses Pembuatan karakter The Artist dimulai dengan pembuatan konsep yang sesuai dengan tema latar belakang film ini. Karakteristik bentuk, kostum, dan pemilihan warna dari karakter ini dibuat berdasarkan kecocokan yang sesuai dengan film. Contohnya saya membuat kostum kedua karakter mengikuti era 1940an di eropa yang merupakan eranya live show entertainment yang merupakan konsep keseluruhan dari film ini.

art6

Tone warna yang dipakai untuk film ini adalah warna – warna soft dari gabungan warna primer merah, orange, dan biru. Pemilihan warna tersebut adalah untuk memberi kesan romantis dalam film. Permainan komposisi peletakan objek juga menjadi hal yang paling penting untuk mendukung sebuah film.

art7

Demikian sekilas yang dapat saya bagi dari proses dibalik pembuatan film animasi pendek The Artist ini. Semoga artikel ini dapat membantu dan menginspirasi bagi kalian yang telah menyimaknya. 🙂

 


Published at :
Leave Your Footprint
  1. yang ini udah liat dan keren bangettttt

Periksa Browser Anda

Check Your Browser

Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

We're Moving Forward.

This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

  1. Google Chrome
  2. Mozilla Firefox
  3. Opera
  4. Internet Explorer 9
Close