People Innovation Excellence

Mushroom Girl, 2D Animation by Dwiasih Annisa Fitriani

2D Animation by Dwiasih Annisa Fitriani
2D Animation by Dwiasih Annisa Fitriani

 

Film animasi pendek berjudul “Mushroom Girl” ini mengisahkan tentang seorang anak bernama Indigo yang selalu merasa kesepian karena tidak memiliki teman. Berkali-kali ditolak, ditertawakan, bahkan ditindas oleh kawan-kawannya, membuat Indigo putus asa dan berlari ke dalam hutan. Tiba-tiba saja hutan yang penuh dengan pepohonan kering itu sekejap berubah menjadi sebuah pohon raksasa rindang nan megah yang berbuah banyak. Di sana ia bertemu kembali dengan sahabat lamanya, Max yang mengingatkannya kembali pada kenangan-kenangan indah di masa lalunya. Indigo akhirnya menyadari meski hidupnya saat ini dipenuhi kesedihan, namun masih ada banyak hal baik yang pernah ada dalam hidupnya. Suatu saat, kebaikan akan datang selama ia tidak berhenti berharap.

 

2

 

Tahap awal dalam pembuatan animasi ini adalah desain karakter. Saya mengasosiasikan sifat dan visualisasi karakter dengan karakteristik bunga dan fungi. Indigo yang pemurung mirip dengan jamur yang sering tumbuh di dalam kegelapan dari bayangan pohon serta jarang kelihatan karena berbentuk kecil dan tidak menarik, Max yang senyumannya secerah bunga Matahari, dan Zinnia yang pemberani seperti warna merah pada bunga Zinnia. Penerapan konsep seperti ini tentunya sangat mempermudah dalam pembentukan visual karakter. Terutama pada warna dominan, bentuk rambut, dan baju.

Tahap selanjutnya sekaligus tahap paling penting adalah pembuatan storyboard. Tujuan film adalah untuk menyampaikan suatu pesan pada penontonnya. Melalui storyboard itulah, saya merancang tiap adegan dan posisi kamera sesuai alur cerita, agar penonton dapat memahami pesan yang ingin saya sampaikan. Setelah melalui beberapa revisi hingga storyboard matang, saya kemudian membuat layout atau tata letak untuk background dan karakter. Proses ini ibarat menata panggung pada pementasan drama. Penetapan mood warna pada background saya lakukan sejak awal untuk mempermudah proses compositing.
mushroom-girl03

 

 

Setelah semua background atau panggung siap, saya mulai menganimasi karakter dan mewarnai tiap frame-nya. Lalu berlanjut ke tahap terakhir yakni compositing, untuk menyatukan 1 gambar background dengan ratusan gambar karakter yang bergerak tiap detik di depannya. Pada tahap ini, saya memberi bayangan pada badan karakter dan berusaha memperbaiki warnanya agar menyatu dengan background.

 

mushroom-girl04

 

 

Demikian sekilas tahan-tahapan penting dalam proses pembuatan film animasi pendek “Mushroom Girl”. Terima kasih.

Penulis,

Dwiasih Annisa Fitriani


Published at : Updated
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close